Pasalnya, sang taipan disinyalir menjadi orang dekat dari Presiden Rusia,Vladimir Putin, yang tengah dibicarakan lantaran keputusan untuk melakukan invasi ke Ukraina. Hal ini kemudian memicu pembahasan di parlemen Inggris yang salah satunya menyebut bahwa aset yang dimiliki Abramovich harus ditarik seluruhnya.
Sebelumnya, sang pengusaha juga dikenai larangan untuk datang ke Britania Raya untuk selamanya, usai meledaknya perang Rusia-Ukraina. “Dalam 20 tahun kepemilikan saya di Chelsea, saya selalu melihat peran sebagai pengelola klub. Pekerjaan ini tentu cukup sukses dalam membangun masa depan dan memberikan peran positif,” ujar Abramovich dikutip dari akun Instagram resmi klub.
