Apple Store Tutup Toko di Luar Amerika Serikat




Berita Online
 – Apple Store Ginza, di Jepang, yang dibuka pada tahun 2003, bangunannya hendak diratakan dengan tanah alias dihancurkan mulai September 2022.


Dibuka pada 30 November 2003, Apple Store Ginza berlokasi di Gedung Sayegusa di Tokyo. Toko itu pernah ditutup sebentar sebab kekhawatiran hendak teror bom pada tahun 2015.


Saat ini, semacam dilansir dari Apple Insider, Pekan( 8/ 5/ 2022) Japan Property Central memberi tahu kalau segala bangunan yang mempunyai 8 lantai ini hendak dihancurkan. Suatu gedung baru 10 lantai dengan kantor serta ruang ritel hendak menggantikannya mulai akhir 2024.


Apple Store Ginza merupakan salah satu toko yang didatangi Regu Cook sepanjang melaksanakan kunjungan ke Jepang pada tahun 2019. Toko ini dekat dengan Gedung Musik Yamano, yang kabarnya ialah lahan termahal di Jepang.


Japan Property Central berkata nilainya di tahun 2022 merupakan USD 39. 000( dekat Rp 564 juta) per kaki persegi. Nilai tanah buat segala zona saat ini dilaporkan 258% lebih besar dibanding tahun saat sebelum Apple Store Ginza dibuka.


Dikala ini Apple Store Ginza masih buka tiap hari, walaupun taman web webnya cuma mencantumkan jam buka sampai 12 Mei. Tidak dikenal apakah Apple hendak memindahkan tokonya ke gedung baru bila telah ada.

Mau Mendapatkan Uang Cuma-Cuma ?

Copy Link ini : https://t.me/solusirejekinih

Tetapi, Apple Store Ginza bukan salah satunya toko Apple di Jepang. Industri yang dipandu oleh CEO Regu Cook ini mengoperasikan 9 toko lain di Jepang, dengan 4 di antara lain terletak di Tokyo.


Buat dikenal, Apple Store Ginza merupakan Apple Store awal yang dibentuk di luar Amerika Serikat( AS). Apple Store yang berdiri di Ginza ini pula sekalian jadi Apple Store ke- 73 yang dibuka Apple.


Pada hari pembukaannya, ribuan penggemar memadati posisi Apple Store. Kondisi terasa kian padat sebab Apple Store tersebut terletak di distrik yang memanglah populer selaku pusat perbelanjaan di kota Tokyo.

Klik Prediksi Bola Online Jitu

Apalagi, dilansir dari Cult of Mac, ribuan orang rela mengantre di tengah guyuran hujan demi masuk ke Apple Store tersebut. Pemilihan Ginza selaku posisi Apple Store awal di luar AS pula dinilai selaku metode Apple buat menampilkan sasaran pasar mereka.


Dengan berdiri di tengah puluhan gerai mode, Apple seakan mau menampilkan kalau produk mereka dapat jadi bagian dari mode serta style hidup.

Posting Komentar

0 Komentar